BRMP Riau Bersama Walikota Pekanbaru Dampingi Penanaman Jagung Dukung Swasembada Pangan
PEKANBARU – Semangat swasembada pangan di Kota Pekanbaru terus digerakkan. Kamis (1/10/2026), Kelompok Tani (Poktan) Agro Mandiri Sejahtera menggelar penanaman jagung pipil yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, SE, M.M untuk petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan dipusatkan di lokasi Poktan Agro Mandiri Sejahtera, Jalan Badak Ujung, Tenayan Raya. Acara dipimpin langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Wakil Wali Kota Pekanbaru, serta Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, dan dihadiri unsur pemerintah daerah, instansi terkait, penyuluh pertanian, hingga mitra swasta.
Bantuan alsintan diberikan kepada kelompok tani dengan beragam jenis, mulai dari rotary, power thresher, singkal, corn sheller, cultivator, pompa air, gerobak sorong, hingga hand sprayer. Peralatan ini mencakup hampir seluruh tahapan usaha tani. Selain alsintan, Pemko Pekanbaru juga memberikan bantuan benih jagung pipil.
Wali Kota menyampaikan bahwa bantuan ini akan berlanjut ke kecamatan lainnya, dan berharap bantuan tersebut meningkatkan produksi serta menunjang aktivitas produksi kelompok tani. Pemerintah kota juga membuka ruang kerja sama dengan kelompok tani agar lahan pemerintah yang belum produktif dapat dimanfaatkan dan menghasilkan. Lahan di Jalan Badak Ujung ini dikelola Poktan Agro Mandiri Sejahtera.
Penanaman jagung pipil menjadi langkah awal memanfaatkan lahan tersebut agar bernilai ekonomi lebih tinggi, sekaligus mendukung ketersediaan bahan pangan dan bahan baku pakan. Ketua Poktan Agro Mandiri Sejahtera, Drs. Riyono Gede Trisoko, M.M., berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi pemerintah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan.
Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Riau, Dr. Agus Wahyana Anggara, S.Si., M.Si., menyampaikan kepada Wali Kota bahwa FABA (fly ash dan bottom ash) berpotensi membantu petani mengatasi tanah masam. Persoalan ini akrab bagi petani Riau, karena sebagian besar lahan di provinsi ini berupa tanah masam dan gambut dengan pH rendah yang membatasi serapan hara tanaman, termasuk jagung.
Menyambut hal itu dalam pidatonya, Wali Kota Pekanbaru mengenalkan PLTU Tenayan Raya kepada para petani. Petani yang berminat memanfaatkan FABA, bisa mendapatkannya secara gratis dari PLTU Tenayan Raya sebagai pengganti dolomit untuk menurunkan keasaman tanah. Pengajuan dapat berkordinasi dengan ketua keltan, PPL dan BRMP Riau yang telah menandatangani kerjasama dengan PLTU Tenayan.